AKPER Pemkab Ngawi Perkuat Sinergi dengan PMI melalui Pertemuan Koordinator Donor Darah
September 18, 2026
Yogyakarta, 15 September 2026 — Akademi Keperawatan Pemerintah Kabupaten (AKPER Pemkab) Ngawi terus memperkuat jejaring kerja sama internasional melalui pertemuan dengan Universiti Sains Malaysia (USM) di Yogyakarta, Selasa (15/9/2026).
Pertemuan tersebut dilaksanakan dalam rangka penjajakan dan pembahasan Memorandum of Understanding (MoU) antara AKPER Pemkab Ngawi dan USM. Kedua institusi membahas peluang kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan kompetensi dosen dan mahasiswa, pelatihan, publikasi ilmiah, seminar dan konferensi, serta pengembangan kurikulum.
Dalam pertemuan tersebut, AKPER Pemkab Ngawi diwakili oleh Direktur Edy Prawoto, S.Kep., Ns., M.Kep., Wakil Direktur I Bidang Kurikulum Rini Komalawati, S.Kep., Ns., M.Kes., Wakil Direktur II Bidang Keuangan Pariyem, S.Kep., Ns., M.Kes, dan Wakil Direktur III Bidang Kerja Sama Nurul Hidayah, S.Kep., Ns., M.Gizi. Wadir Sementara dari Universiti Sains Malaysia hadir Intan Idiana Hassan, BSc Nursing, MSc Medical Education, PhD.
Pertemuan berlangsung dalam suasana konstruktif dengan pembahasan mengenai ruang lingkup serta peluang implementasi kerja sama antara kedua institusi. Kolaborasi yang direncanakan diharapkan dapat mendukung pengembangan pendidikan keperawatan, penelitian, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta kegiatan akademik lainnya.

Kerja sama dengan USM menjadi salah satu langkah AKPER Pemkab Ngawi dalam memperluas jejaring akademik di tingkat internasional. Melalui kolaborasi tersebut, sivitas akademika diharapkan memperoleh peluang untuk memperluas wawasan, pengalaman, serta akses terhadap pengembangan ilmu dan praktik keperawatan dalam perspektif global.
AKPER Pemkab Ngawi berkomitmen untuk terus membangun kemitraan strategis dengan berbagai institusi pendidikan dan kesehatan, baik nasional maupun internasional, sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan keperawatan dan memperkuat daya saing institusi.

